Kurikulum Materi: Investasi Surat Berharga Negara (ORI, SR, SBR, ST), Obligasi Korporasi & Kupon
Telusuri seluruh publikasi riset mendalam yang disusun oleh tim analis CuanDana Obligasi. Gunakan kolom pencarian di bawah untuk memfilter topik atau instrumen spesifik.
Kajian komprehensif Tim Redaksi CuanDana Obligasi dalam memetakan perbedaan sifat keterdagangan di pasar sekunder serta skema kupon tetap (Fixed Rate pada ORI/SR) melawan kupon mengambang dengan batas minimal (Floating with Floor pada SBR/ST) pada ORI, SR, SBR & ST, memadukan pembuktian statistik fasilitas Early Redemption (pencairan sebagian sebelum jatuh tempo hingga 50%) pada seri SBR dan ST tanpa biaya penalti dan tahapan eksekusi terukur.
Riset analitis CuanDana Obligasi mengenai interaksi rumus penyesuaian kupon setiap 3 bulan: BI-Rate + Spread tetap, dengan jaminan kupon tidak akan pernah turun di bawah tingkat kupon periode pertama (Floor) terhadap perlindungan asimetris satu arah: jika BI-Rate naik maka kupon investor ikut naik, namun jika BI-Rate dipangkas tajam kupon tetap tertahan di batas Floor pada SBR & Sukuk Tabungan, lengkap dengan simulasi matriks evaluasi tanggal penyesuaian kupon triwulanan dan perhitungan imbal hasil bersih setelah pajak final 10%.
Telaah mendalam pada instrumen Obligasi Negara Seri FR yang membedah peran mengapa ketika suku bunga acuan turun, harga obligasi seri FR lama yang memiliki kupon tinggi akan naik di atas 100% (Premium / Capital Gain) dalam mengidentifikasi peran Modified Duration dalam mengukur persentase kenaikan atau penurunan harga obligasi untuk setiap perubahan 1% (100 bps) pada Yield, disertai acuan kuantitatif obligasi FR bertenor 10 tahun dengan durasi 7,2 akan mengalami kenaikan harga sekitar +7,2% apabila yield pasar turun 100 bps.
Evaluasi kuantitatif yang menghubungkan fenomena kesalahan pemula yang hanya melihat tingginya angka kupon obligasi FR tanpa menyadari bahwa ia membelinya di harga premium 108% yang akan kembali ke 100% saat jatuh tempo pada Yield to Maturity (YTM) dengan ambang batas gunakan selalu angka Yield to Maturity (YTM) bersih sebagai satu-satunya patokan perbandingan antar-seri obligasi sebagai filter utama sebelum mengeksekusi posisi.
Dekonstruksi struktural atas dinamika Obligasi Korporasi idAAA/idAA dengan menitikberatkan pada indikator selisih imbal hasil tambahan (credit spread) yang ditawarkan surat utang perusahaan swasta/BUMN di atas imbal hasil SBN pemerintah bertenor sama dan parameter credit spread minimal +120 hingga +220 bps di atas SBN dengan rasio EBITDA terhadap beban bunga emiten minimal 5,0x guna mengoptimalkan keputusan transaksi.